Wedding Preparation

All About that Bass…eh, SESERAHAN!!

Jumpa lagi! Jumpa meysi disini! *mulai stres*

Langsung ajalah tanpa basa basi. Saya mau cerita tentang seserahan pernikahan, lagi-lagi menurut sudut pandang saya ya… Kalo ada yang salah ya dimaapin aja pan masih suasana lebaran ^.^

Seperti yang khalayak ramai sudah ketahui bersama (iya silakan gampar saya), pas lamaran kan gue cuma tukeran seserahan berupa makanan ya. Karena diputuskan seserahan barangnya pas akad saja. Seserahan berupa barang sudah menjadi tradisi di pernikahan masyarakat Indonesia, sebagai pelengkap mahar (ini nih yang katanya gamau basa basi -.-).

Seserahan itu (menurut pandangan saya) biasanya:

  • Diserahkan dari pihak pria ke pihak wanita. Wanita boleh juga memberikan seserahan ‘balikan’ ke pria, tapi jumlahnya lebih sedikit dari yang pria kasih.
  • Jumlahnya ganjil (5, 7, 9, 101). Ini tradisi sih, gatau kenapanya, nurut aja.
  • Ada yang prosesi penyerahannya sebelum akad, ada yang malam sebelum akad (contoh: pas midodareni), ada yang pas lamaran (karena jarak lamaran dan akad dekat).
  • Dihias-hias lucu. Dibentuk-bentuk gajah, mesjid, bunga, kupu-kupu. Pake aksesoris biar cantik. Sekarang banyak kok jasa hias seserahan dengan harga terjangkau di Jakarta.
  • Barang-barang buat cewek, biasanya dikelompokkan. Seperti:
    • Perlengkapan solat (mukena, sajadah, Quran, tasbih)
    • Perlengkapan kerja (kemeja, blazer, tas, sepatu)
    • Satu set make up (bedak, lipstik, eye liner, blush on, you name it)
    • Alat mandi (sabun, shampo, odol, parfum, roll on, dll)
    • Perlengkapan pesta (dress, heels, clutch)
    • Pakaian dalam (gausa dijabarin tau kan ya)
    • Bed cover dan sprei
    • dll
  • Barang seserahan balikan untuk cowok:
    • Kemeja kerja, dasi, ikat pinggang, dompet
    • Baju koko
    • Jersey bola =))
    • Pakaian dalam
    • Peralatan mandi

Nah, gue sama Arra awalnya list down dulu pengelompokan barang itu (biar tau ganjil/nggaknya, dan biar nggak khilaf), baru abis itu di detail in lagi barang-barang apa aja yang harus di beli. Dari awal kita nentuin barangnya berdua. Soalnya biar tau budget masing-masing jadi kan enak di dua-duanya hehe. Abis punya list itu baru deh kita meluncur belanja, ini juga berdua, biar yang dibeli emang yang dimau dan sesuai selera B-) #alesan

Kita memutuskan buat dedikasiin 1 hari buat belanja barang-barang yang ada di list itu. Agak efektif sih buat kita yang jarang ketemu gini. Tapi walaupun udah dedikasiin 1 hari, ternyata masih kurang dan nambah sampe 4 part =)) dan semuanya selalu belanja berdua (atau bertiga sama mamake) 😀 Yang gue agak kzl, gue kalo milih barang harus muter 1 toko atau bahkan 4 toko, baru nentuin mau yang mana. Kalo Arra, baru liat 1 atau 2 display, langsung minta bayar… Ya harusnya sih dia yang kzl ya karena gue ribet muter-muter dulu, tapi gue juga kzl kenapa laki enggak ribet ._.” hahaha (jadi ketauan kan kenapa harus sampe 4 part belanjanya :p)

Sedikit tips:

  • kalo bisa belanja pas diskon, di JGS gitu misalnya, lebih bagus! =))
  • beli barang jangan khilaf, jangan karena ‘yes mumpung dibayarin!!’ terus jadi beli macem-macem. Beli yang dibutuhin aja dan yang emang akan bermanfaat nantinya 😀
  • jangan jadi nyusahin pasangan karena harganya yang mahal, sesuaikan sama budget pokoknya 🙂

Jangan lupa nentuin mahar juga ya karena asik mikirin seserahan =)) 

Selesai belanja, saatnya menghias seserahan! Kalo yang gue post disini, kan gue beli perlengkapan seserahan lamaran di Toko Gondang, Cikini Gold Center. Nah buat seserahan akad ini, kita memutuskan buat hias di Station Orange, Cikini Gold Center. Di Cikini Gold Center banyaaak banget tempat jasa hias seserahan, tinggal cari yang budgetnya masuk, dan model hiasannya kalian suka aja 😀

Persiapan hias seserahan, boks dan semua belanjaan
Station Orange ada di lantai 1 Cikini Gold Center. Yang gue suka:

  • Bisa nyiapin duit mahar juga. Jadi kan mahar gue butuh 15 perak, nah daripada kasian Arra nyari-nyari ke bank atau kolektor, ternyata di Station Orange bisa nyediain 😀
  • Buat hias mahar uang modelnya beragam! Yang gue suka uangnya bisa dihias di pot (tapi jadi gampang dicomot orang :p).
  • Waktu pengerjaannya terhitung cepat, cuma 1 minggu jadi.
  • Harga hias uang mahar model bunga di dalam bingkai (foto menyusul, belom jadi soalnya): Rp 400.000
  • Harga jasa hias 1 boks seserahan: Rp 30.000. Buat yang gamau ngeluarin uang sih bisa aja hias sendiri di rumah hehe…
  • Harga 1 boks seserahan + mika + hiasan pinggiran mika: Rp 120.000

Buat menghemat, gue pake boks bekas seserahan lamaran hehe… Hiasnya juga bisa 2 macem, di mika (boks) atau di wrap (pake wrapping paper). Kayaknya yang di wrap lebih murah, karena gausah ngeluarin biaya buat mika.

List lengkap barang-barang seserahan gue dan Arra akan di post kemudian yaa, karena sekarang masih di Station Orange buat dihias. Mungkin nanti gue post terpisah 😀

Contoh hiasan mahar uang
  

Contoh di hias menggunakan mika

Contoh dihias menggunakan wrapping paper

Hasil belanjaan :p

Advertisements

One thought on “All About that Bass…eh, SESERAHAN!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s